Bahkan pupuk organik dari biogas telah dicobakan pada tanaman jagung, bawang merah dan padi.pada tempat pengolahan limbah, kata Choirul Syahri dari Dinas Pertanian dan Peternakan.
Choirul yang juga selaku Teknisi dari pembuatan Biogas yang terdapat di Bengkel Gaman Sakti Sukabangun Ketapang ini mengatakan Prinsipnya biogas bahannya adalah materi organik (bisa sisa-sisa tumbuhan, kotoran hewan). Pertama harus disiapkan starter (diambil dari kotoran sapi/ruminantia, kira-kira 1jerigen, simpan selama 2 minggu. Disiapkan kontainer (bisa menggunakan drum bekas yang di lubangi salah satu sisinya. Siapkan drum lain berukuran lebih kecil dengan keran. Siapkan kotoran sapi, kerbau, kuda, atau kotoran hewan lain dan sisa dedauanan/rumput. Masukan 1 ember limbah organik tersebut dalam drum, tambahkan satu ember air, aduk, demikian seterusnya sampai volume drum 80%, masukan starter, aduk hingga merata. Masukan drum yang lebih kecil. Biarkan kira-kira 4 minggu, sudah mulai dihasilkan gas, dengan indikasi drum kecil terangkat.

Selanjutnya Choirul juga mengatakan Biogas sangat cocok digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan pengganti minyak tanah, LPG, butana, batu bara, maupun bahan-bahan lain yang berasal dari fosil, namun sayangnya pemanfaatan Biogas ini masih kurang dilirik oleh masyarakat kita, tuturnya.

Selain itu kata Choirul Biogas juga dapat digunakan sama seperti penggunaan gas alam. Pemanfaatannya seperti distribusi melalui jaringan gas, pembangkit listrik, pemanas ruangan dan pemanas air. Untuk informasi lebih lanjut hubungi aja saya di Bengkel Gama Sakti milik Gianto di Sukabangun Ketapang, tuntasnya.

Saat ini, banyak negara maju meningkatkan penggunaan biogas yang dihasilkan baik dari limbah cair maupun limbah padat atau yang dihasilkan dari sistem pengolahan biologi mekanis pada te, yaitu kotoran ternak yang telah hilang gasnya (slurry) merupakan pupuk organik yang sangat kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Bahkan pupuk organik dari biogas telah dicobakan pada tanaman jagung, bawang merah dan padi.pada tempat pengolahan limbah, kata Choirul Syahri dari Dinas Pertanian dan Peternakan.

Choirul yang juga selaku Teknisi dari pembuatan Biogas yang terdapat di Bengkel Gaman Sakti Sukabangun Ketapang ini mengatakan Prinsipnya biogas bahannya adalah materi organik (bisa sisa-sisa tumbuhan, kotoran hewan). Pertama harus disiapkan starter (diambil dari kotoran sapi/ruminantia, kira-kira 1jerigen, simpan selama 2 minggu. Disiapkan kontainer (bisa menggunakan drum bekas yang di lubangi salah satu sisinya. Siapkan drum lain berukuran lebih kecil dengan keran. Siapkan kotoran sapi, kerbau, kuda, atau kotoran hewan lain dan sisa dedauanan/rumput. Masukan 1 ember limbah organik tersebut dalam drum, tambahkan satu ember air, aduk, demikian seterusnya sampai volume drum 80%, masukan starter, aduk hingga merata. Masukan drum yang lebih kecil. Biarkan kira-kira 4 minggu, sudah mulai dihasilkan gas, dengan indikasi drum kecil terangkat.

Selanjutnya Choirul juga mengatakan Biogas sangat cocok digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan pengganti minyak tanah, LPG, butana, batu bara, maupun bahan-bahan lain yang berasal dari fosil, namun sayangnya pemanfaatan Biogas ini masih kurang dilirik oleh masyarakat kita, tuturnya.

Selain itu kata Choirul Biogas juga dapat digunakan sama seperti penggunaan gas alam. Pemanfaatannya seperti distribusi melalui jaringan gas, pembangkit listrik, pemanas ruangan dan pemanas air. Untuk informasi lebih lanjut hubungi aja saya di Bengkel Gama Sakti milik Gianto di Sukabangun Ketapang, tuntasnya.

Pengirim : deki
Tanggal : 22 August 2008