Manfaat Utama Dari Tumbuhan Pegagan :

1. Meningkatkan daya ingat, kecerdasan dan konsentrasi
2. Membangkitkan fungsi sistem saraf pada otak manusia
3. Membantu pemyembuhan penyakit TBC
4. Menghambat produlsi jaringan bekas luka yang berlebihan
5. Sebagai Anti Lepra
6. Dari unsur – unsur kimia yang dimilki pegagan, dapat meberikan efek menenangkan, anticemas, dan anti stress.
7. Memperbaiki sel – sel kulit mati, merangsang pertumbuhan kuku, rambut dan jaringan ikat.
8. Menghilangkan rasa nyeri pada persendian
9. Melancarkan peredaran darah
10. Mengobati Wasir dsb.

Bagian yang digunakan :

Bagian yang digunakan adalah herba (seluruh bagian tanaman kecuali akar).

===================================================

Macam – Macam Penyakit Dengan Pegagan

Ragam Penyakit yang dapat disembuhkan dengan Pegagan :

• Radang hati disertai kuning (hepatitis ikterik akut), pembengkakan hati
• Campak
• Demam, sakit tenggorokan, selalu merasa haus
• Asam, bronkitis, radang pleura (pleuritis)
• Radang mata merah
• Kelutihan (leukore)
• Infeksi dan batu saluran kencing
• Tekanan darah tinggi (hipertensi)
• Bengkak terpukul (memar) nyeri
• Rheumatism, rheumatoid arthritis
• Perdarahan (muntah darah, batuk darah, kencing darah, mimisan)
• Wasir
• Sirkulasi pembuluh sarah balik yang buruk
• Sakit perut, disentri
• Cacingan
• Tidak nafsu makan
• Lepra (Morbus Hansen), Tuberkolosis ( TBC )
• Keracunan makanan (seperti jengkol, udang, kepiting)
• Keracunan bahan kimia (gelmisium elegans, arsen dan obat-obatan)

===============================================

Senyawa Aktif Dalam Tanaman Pegagan

Kandungan Kimia Dalam Pegagan

Pegagan mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoisde, brahminoside, brahmic acid, madasitic acid, hydrocotyline, mesoinositol, centellose, caretenoids, garam mineral (seperi garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi) zat pahit vellarine dan zat samak. Diduga senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside berperan dalam berbagai aktivitas penyembuhan penyakit. Asiaticoside berperan dan senyawaan sejenis juga berkhasiat anti lepra (kusta). Secara umum, pegagan berkasiat sebagai hepatoprotektor yaitu melindungi sel hati dari berbagai kerusakan akibat racun dan zat berbahaya.

Selain itu, Pegagan mengandung berbagai senyawa berkhasiat obat seperti asiatikosida (triterpenoids), karotenoids, dan garam-garam mineral bermanfaat. Triterpenoids yaitu antioksidan sebagai penangkap radikal bebas yang dapat mematikan sel-sel otak dan merevitalisasi pembuluh darah.

Vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan stamina dan vitalitas serta sebagai antioksidan yang membantu dalam perkembangan sel-sel otak. Selain itu garamgarammineral sebagai pembentuk sel darah merah (zat besi) yang berfungsi dalam mylenisasi otak dan peningkatan daya konsentrasi. Menurut penilitian yang dilakukan di Afrika oleh salah satu Mahasiswi IPB Ine Wasillah, tumbuhan pegagan ini mampu mengobati penyakit sifilis.

================================================

Pegagan Tumbuhan Nutrisi Bagi Otak Manusia

Pegagan tumbuhan sayur yang memiliki khasiat herbal luar biasa

Pegagan Tanaman Sayur Yang Berfungsi Sebagai Obat Segala Jenis Penyakit.
Pegagan ( Centella Asiatica Urban ) adalah sejenis tanaman herbal atau tanaman rempah dengan banyak manfaatnya,” ujar peneliti tanaman obat dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Latifah K Darusman MS.

Pegagan juga diketahui sebagai lalapan untuk nutrisi otak manusia, karena mengandung beberapa komponen bioaktif seperti terpenoid, steroid (triterpenoid), dan bahanbahan aktif lainnya yang dapat meningkatkan kemampuan otak pada manusia. Pegagan ini tidak hanya digunakan sebagai tanaman herbal tetapi dapat digunakan sebagai sayuran untuk lalapan atau penambah lauk – pauk, selain itu daun pegagan dapat dijadikan sebuah minuman berkhasiat yang dapat dikonsumsi sehari – hari jika diolah menjadi teh pegagan.

Tanaman pegagan ini dapat diketahui dengan ciri-ciri, sebagai berikut :

1. Tumbuh pada ketinggian 2.500 mdpl

2. Tumbuh dengan kondisi tanyah yang agak lembab, cuku sinar matahari

3. Tumbuh didaerah dataran rendadh ataupun dataran tinggi

4. Termasuk dalam kelompok tanaman liar yang mudah tumbuh di sawah, pekarangan rumah, dan padang rumput. Dapat dijadikan sebagai tanaman boga dan obat untuk keluarga.

5. Memiliki rimpang pendek dengan stolon – stolon yang merayap panjang 10 – 80 cm, bertangkai panjang, berbunga tersusun dalam karangan berupa payung, baunya harum

6. Berdaun merah muda atau putih, berbuah kecil berbentuk lonjong, pipih dengan panjang buah 2 – 2,5 cm. Daunnya terasa pahit tetapi dapat digunakan sebagai lalapan obat penguat lambung.